Civilization 7, entri terbaru dalam seri strategi ikonik ini, menghadapi tantangan besar sejak perilisannya. Sebagai salah satu Turn-Based Strategy Games yang paling dinantikan, game ini mendapat respons beragam dari komunitas pemain di Steam. Banyak yang menganggap bahwa Civilization 7 belum mencapai potensi maksimalnya, sementara beberapa perubahan desain dari Firaxis juga menuai kritik tajam.
Salah satu fitur yang paling diperdebatkan adalah sistem “usia,” yang mengharuskan pemain untuk mengubah peradaban mereka beberapa kali selama permainan. Meskipun konsep ini dirancang agar gameplay tetap dinamis, banyak penggemar setia merasa bahwa perubahan drastis ini justru mengganggu pengalaman bermain mereka. Selain itu, beberapa aspek dalam game tampaknya belum sepenuhnya selesai, seperti unit angkatan laut unik Inggris yang menggunakan model generik. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan pemain, dengan beberapa di antaranya merasa bahwa mereka seperti “penguji beta” untuk game yang masih dalam tahap pengembangan.
Menariknya, Civilization 5 justru kembali populer di tengah peluncuran Civilization 7. Statistik di Steam menunjukkan bahwa jumlah pemain Civilization 5 kadang melebihi pemain Civilization 7 dalam satu hari, sementara Civilization 6 tetap dominan dengan sekitar 30.000 pemain aktif. Tren ini mengindikasikan bahwa banyak pemain yang mencoba Civilization 7, tetapi akhirnya kembali ke versi lama sembari menunggu lebih banyak pembaruan dari Firaxis.
Meski mengalami awal yang sulit, Civilization 7 masih memiliki peluang untuk bangkit. Firaxis bisa memperbaiki game ini melalui pembaruan dan ekspansi, sebagaimana yang terjadi pada Civilization 6 di masa lalu. Jika pengembang berhasil menghadirkan konten yang lebih menarik serta memperbaiki berbagai kekurangan, ada kemungkinan Civilization 7 akan berkembang menjadi game strategi yang sukses dalam jangka panjang.